Aku tak pernah disini sebelumnya. Aku
tak pernah ingat dimana sebelumnya aku berpijak. Di surgakah, atau di planet
lain. Yang aku ingat sekarang hanyalah dirimu yang secara tiba-tiba menghilang.
Setiap malam aku menyusuri jalan-jalan
ramai kota besar dan keheningan perbukitan. Hanya untuk mencari dimana kamu. Ada
naluri kuat yang mendorongku untuk mendatangi sebuah daerah yang aku tak bisa
gambarkan seperti apa. Aku tak peduli seberapa jauh aku melangkah, aku hanya
ingin bisa menemukanmu.
Waktu ikut berlari bersamaku, ia tak
peduli sekalipun aku berhenti. Hingga pada akhirnya aku berhenti karena lelah. Aku
menangis ingin menyerah. Apa ini hanya sia-sia? Aku tak mendapatkan apa yang
aku inginkan, namun aku tak bisa berbalik untuk kembali. Aku harus memulai
semuanya lagi. Dan hingga akhirnya aku melihatmu dari kejauhan. Aku bisa
melihatnya, ya itu kau yang kucari.
Seakan Adam dan Hawa yang bertemu
setelah dipisahkan ribuan mil jaraknya. Aku bisa merasakan kembali apa yang
hilang, aku bisa merasakan dirimu yang hampir menyerah menghapus jarak. Aku
bisa merasakan hangatnya pelukanmu pada dinginnya suasana.
Kemudian kubuka mataku perlahan dan
semua itu sirna. Hingga kini, aku hanya kotak kosong yang berisikan rindu dan
angan tentangmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar