Aku buta akan hati yang dirundung rindu.
Aku selalu ingat bagaimana masa
lalu membawaku.
Mendaki sebuah kehidupan akan dunia baru yang kau tanam
didalam hati dan pikiranku.
Kau tinggalkan sebuah tanda yang membuatku
nyaman, kau tinggalkan lubang luka menganga lebar. Kau melupakan apa
yang telah kau lakukan dan katakan padaku. Kutukan hidup menyumbul pada
pintu dua sisi. Baik dan buruk.
Aku tak bisa bedakan jalan mana yang
harus kutempuh dan pintu yang harus kulalui.
Koloni gagak menyeruak
keluar dari pintu kiri dengan dua warna.
Apa tandanya? Aku lalui pintu
kanan. Dimana aku bisa melihat aku dan kamu bersatu dalam cita dan
cinta, rasa dan karsa, suka dan duka.
Disitulah seharusnya kita berada,
sayang.
Kau lupa karena dunia menyulut emosi dan nafsumu.
Aku
merindukanmu dan akan selalu.
Kau adalah milikku, begitupun sebaliknya