Minggu, 07 April 2013

Sang Komposer

Ditengah alunan musik yang menggema ditelinga, aku hanya terpejam dan menikmatinya. Musik ini sangat klasik, kau tahu sebuah piano dengan not-not sulit yang seperti para komposer terdahulu tulis. Aku bisa merasakan irama hatiku ikut naik turun mengikuti nada-nada piano itu. sambil sedikit menggoyangkan kepalaku kekanan dan kekiri. Menghayati setiab baris nada yang dimainkan.
Namun semakin aku terlarut dan terlarut, musik ini bercerita dengan runtut. Bagaimana ia ditulis, dengan rasa apapun itu, namun kurasa ini ditengah tangis. Bahagia diawal dan semakin sendu kudengar. Sang komposer seakan menyampaikan semua maksudnya. Seakan aku bisa mendengar dan merasakan apa yang dirasakan sang komposer saat menuliskannya. Tetapi semua itu hanya sebuah misteri yang tak ada akhirnya, tak ada jawabnya. Hanya sebuah pertanyaan melayang dikepala siapa penulis sebenarnya dan apa maksudnya. Sayangnya tak bisa lagi ditemui penulisnya, sudah lama tiada. Sangat lama.

Back Again

Apa kabar dunia kata? Sungguh lama rasanya aku pergi menjauh. Sebenarnya hanya sedang asyik dengan hal-hal yang seperti biasanya. Buku, musik, film.
Banyak yang ingin kutuangkan kembali disini, semua dari kepala yang dirasa, atau kehidupan nyata. Atau sekedar tulisan seperti biasanya.
Semua tentag kebahagiaan, kesedihan, kerinduan, kebencian, ya mungkin hanya itu. yang lainnya hanya lelucon yang tidak begitu menarik.
Teruntuk rindu yang dulu sering datang, ia sudah lama pergi. Ia sedang menjumpa ranah baru. Entah ia sedang memeluk seseorang yang kini menemukan hal yang tak disampingnya, yah, seperti biasanya. Tidak ada kebencian diantara aku dan rindu. Hanya saja kita sepakat untuk tidak berbaur bersama dulu. Biarkan aku menikmati waktu yang kini aku buat untuk merencanakan hal-hal baru penghapus biru.
Bagi kebencian, aku masih suka dengannya. Semua kekuatan-kekuatan tak terduga berasal, mengubah suatu hal yang paling lembut dengan monster besar yang akan menghancurkan segalanya.
Glad to be back :)