Kamis, 24 Mei 2012

Worst Trip


Naik kedalam  bus dengan perasaan sangat bahagia. Sampai di Kertosono kepanasan langsung ngamuk-ngamuk. Dapat salah satu bus kearah Solo yang ber-ac, lalu kembali ceria. Sayangnya ada yang bikin saya risih di bus itu. Seorang bapak yang kira-kira berumur 45 keatas itu mengalami sesak nafas dan batuk-batuk. Akhirnya saya cuma bisa tidur sejam.
Sampai di Ngawi, saya benar benar lapar. Akhirnya turun di restauran untuk makan sejenak. Ini termasuk akomodasi dari membayar Rp. 53.000,- kepada sang kondektur tadi. Tanpa basa basi, saya memilih nasi gulai kambing. Saya lahap hingga tak bersisa di mangkuk. Namun apa yang terjadi, saya menyesal karena kekenyangan. Sulit sendawa dalam waktu dekat. Baiklah, saya tidak punya obat anti mabuk dikantung.
Kembali menaiki bus sambil memegangi perut yang kekenyangan. Awalnya bus berjalan perlahan, namun demi penumpag agar cepat sampai di tujuan, bus kembali ngebut. Penumpang yang duduk disebelah saya tidak bisa berhenti batuk. Mama menyarankan sebuah obat kepada bapak itu yang akhirnya obat itu diminumnya.
Bus berjalan liar bagai macan mengejar magsanya yang berlari dengan lihai. Kecepatan tinggi diatas jalan yang berkelok-kelok bagai pembalap formula one yang sedang mempertahankan posisi pertama dan mendapat overlap. Perut serasa dikocok-kocok. Bergejolak seakan lava yang ingin dikeluarkan oleh gunung berapi. Kepala berputar-putar. Oh, saya mabuk.
Sesampainya di terminal Tirtonadi di Solo, saya tidak bisa berkata macam-macam. Segera masuk ke ruang tunggu penumpang. Tanpa basa-basi, saya letakkan tas yang saya bawa kesalah satu kursi yang disediakan disitu lalu berlari ke toilet. Yak, saya keluarkan semua makanan yang saya isi ke perut saya tadi. Istilahnya muntahlah-_-.  Lalu saya dan Mama dijemput pleh saudara yang tinggal di dekat kantor bupati Sukoharjo. Saya menginap dirumahnya semalam. Ini mungkin kali pertama saya muntah selama perjalanan. Kapok deh, mending kalau mau naik bus nggak usah makan sampai kenyang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar