Sudah
lama juga ku tak terjun dan mengarungi lautan kata. Aku mungkin sudah bosan,
karena terlalu lama bersedih hanya membuatku tidak mau melangkahkan kaki
kedepan dan hanya bercengkerama pada hal yang itu-itu saja. Ingin kembali ku
pada saat aku bisa mahir dalam melontarkan kata-kata itu. Ada yang memegangku,
menahanku, dan berkata “Jangan, jangan sia-siakan air matamu hanya karena
mengungkap kata”.
Tapi
hasrat hati ingin kembali menekuni. Andai kubisa kembali lagi, aku ingin
mendalami kata-kata asing yang kudengar. Aku selalu terpana saat membaca
tulisan seseorang yang sangat ahli dalam merangkai kata. Apa yang membuat
mereka begitu terinspirasi?
Terkadang
hatiku berkata, aku bisa apa? Merangkai kata pun aku masih amatiran. Hanya bisa
mengiyakan apa yang mereka, para pecinta kata tulis. Habislah masaku untuk
menuruti hatiku, bukan mauku.
Coba
lagi kubuka buku-buku yang dulu menarikku kedalam dunia kata. Ah, nihil. Aku
hanya bisa berkata itu saja, kuungkapkan kembali dan aku merasa bosan. Aku
butuh referensi baru yang nyata. Bukan masa lalu yang kembali kubaca.
Aku
masih bingung, aku menulis ini untuk apa? Apa aku mengasah kembali keinginanku
sebagai pecinta kata? Aku tidak tahu, aku hanya memverbalkan apa yang ada dalam
pikiran dan hatiku sekarang.
Pencitraan,
aku ingin mencitrakan apa yang aku lihat dan rasa. Yah, hanya ini yang aku
bisa. Gambarkan sesuai yang ada. Tak membawa makna yang begitu dalam dan
memikat. Biasa saja, tidak ada yang perlu didefinisikan terlalu jauh. Sungguh
membosankan.
Apa
mungkin selama ini aku kebingungan bagaimana cara mengungkapkan apa yang aku
rasakan? Sehingga apa yang kulalui hanya membuatku jenuh dan tidak berwarna.
Aku butuh seseorang yang membantuku. Aku kebingungan.
Kini aku
mencoba lagi dan lagi. Berharap ada hal yag bisa mengangkatku lagi kedalam
dunia kata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar