Selasa, 07 Agustus 2012

Sejarah


Banyak orang menginginkan untuk kembali ke masa lalu. Tapi bagaimana dengan mereka yang masa lalunya kelam? Seperti pernah disiksa, melihat pembunuhan apalagi pembunuhan atas keluarganya. Tapi banyak yang ingin kembali ke masa lalu untuk mengubah pilihan agar bisa hidup selayaknya di masa kini. Bagiku, itu tidak menantang. Bagaimana bila kembali ke masa, dimana sebuah sejarah sedang ditorehkan. Misalnya berada di tengah peperangan. Banyak yang menyanggah “Untuk apa? Untuk mati dalam perang dan tidak bisa merasakan kesenangan?”. Ataupun pandangan “Kau ingin dikenal diseluruh dunia, membiarkan orang mengunjungi makammu lalu meninggalkannya berlumut dan diramaikan kembali saat ada yang mengingatkan?”. Oke itu pemikiranku yang kejam. Tapi apa salahnya? Jika melihat langsung tragedi yang tidak mungkin di era yang pernah terjadi? Mungkin akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, berbeda dengan pengalaman menaiki wahana Dufan. Baik, itu tidak termasuk.

Sekarang memang banyak yang sudah melupakan sejarah. Aku pun pernah demikian. Jika saja tidak ada sejarah, bagaimana kita bisa menceritakan apa yang sudah terbentuk didepan kita? Itu semua memiliki cerita kan? Memang tugas kita mengembangkannya menjadi lebih canggih tanpa melupakan jasa mereka-mereka para pelopornya.

 Aku mengagumi sejarah, terutama gedung yang memiliki sejarah. Pasti banyak cerita rumit nan tidak mungkin disana. Tapi kita tidak tahu kan kalau itu benar nyata atau tidaknya? Nah itu dia yang membuatku penasaran untuk kembali ke masa dimana sejarah terbentuk. Selain itu juga ada kebudayaan yang bersejarah. Yang memiliki nilai magis yang masih dipercaya dan kadang terbukti.

Apa salahnya mencari tahu sesuatu yang positif?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar