Banyak orang menginginkan untuk kembali ke masa lalu. Tapi
bagaimana dengan mereka yang masa lalunya kelam? Seperti pernah disiksa,
melihat pembunuhan apalagi pembunuhan atas keluarganya. Tapi banyak yang ingin
kembali ke masa lalu untuk mengubah pilihan agar bisa hidup selayaknya di masa
kini. Bagiku, itu tidak menantang. Bagaimana bila kembali ke masa, dimana
sebuah sejarah sedang ditorehkan. Misalnya berada di tengah peperangan. Banyak
yang menyanggah “Untuk apa? Untuk mati dalam perang dan tidak bisa merasakan
kesenangan?”. Ataupun pandangan “Kau ingin dikenal diseluruh dunia, membiarkan
orang mengunjungi makammu lalu meninggalkannya berlumut dan diramaikan kembali
saat ada yang mengingatkan?”. Oke itu pemikiranku yang kejam. Tapi apa
salahnya? Jika melihat langsung tragedi yang tidak mungkin di era yang pernah
terjadi? Mungkin akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, berbeda dengan
pengalaman menaiki wahana Dufan. Baik, itu tidak termasuk.
Sekarang memang banyak yang sudah melupakan sejarah.
Aku pun pernah demikian. Jika saja tidak ada sejarah, bagaimana kita bisa
menceritakan apa yang sudah terbentuk didepan kita? Itu semua memiliki cerita
kan? Memang tugas kita mengembangkannya menjadi lebih canggih tanpa melupakan
jasa mereka-mereka para pelopornya.
Aku mengagumi
sejarah, terutama gedung yang memiliki sejarah. Pasti banyak cerita rumit nan
tidak mungkin disana. Tapi kita tidak tahu kan kalau itu benar nyata atau
tidaknya? Nah itu dia yang membuatku penasaran untuk kembali ke masa dimana
sejarah terbentuk. Selain itu juga ada kebudayaan yang bersejarah. Yang
memiliki nilai magis yang masih dipercaya dan kadang terbukti.
Apa salahnya mencari tahu sesuatu yang positif?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar